Monday, May 21, 2018

Hukum Tata Negara



1.       Istilah Hukum Tata Negara:
-          Bahasa Inggris           : Constitutional Law
-          Bahasa Belanda        : Staatsrecht
-          Bahas Perancis          : Droit Constitutionnel
-          Bahasa Jerman          : vertassungsrecht
2.       Pendapat Ahli tentang Hukum Tata Negara
a.       Burkens : Objek kajian HTN adalah sistem pengambilan keputusan dalam Negara yang distrukturkan dalam hukum.
b.      Vacum Yuridis (kevakuman hukum)
3.       Definisi Hukum Tata Negara
a.       Van Vollenhoven
Hukum tata Negara membicarakan masyarakat hukum atasan dan hubungannya menurut hierarkis serta hak dan kewajibannya masing-masing.
b.      Schollten
Hukum tata Negara adalah hukum yang mengatur organisasi daripada Negara.
c.       Van Der Pot
Hukum atau peraturan-peraturan yang menentukan badan-badan yang diperlukan serta wewenangnya masing-masing; hubungannya satu dengan yang lainnya dan hubungannya dengan individu-individu.
d.      Logemann
Hukum tata Negara adalah hukum yang mengatur organisasi Negara. HTN mempelajari:
(1)    Susunan dari jabatan-jabatan
(2)    Penunjukkan mengenai jabatan-jabatan
(3)    Tugas dan kewajiban yang melekat pada jabatan itu.
(4)    Kekuasaan dan wewenang yang melekat pada jabatan itu.
(5)    Batas wewenang dan tugas dari jabatan terhadap daerah dan orang-orang yang dikuasainya.
(6)    Hubungan antar jabatan
(7)    Hubungan antara jabatan dan pejabat
4.       Sumber Hukum Tata Negara
a.       Sumber materil         : Pancasila
b.      Sumber Formal         : Peraturan perundang-undangan

Berdasarkan pasal 7 ayat 1 UU. No.10 Tahun 2004 adalah:
(1)    UUD 1945
(2)    UU/PERPU
(3)   PP
(4)    PERPRES
(5)    PERDA
Adapun yang lainnya:
·         Konvensi ketatanegaraan            : Kebiasaan
·         Traktat                                         : Perjanjian antar Negara
·         Doktrin                                        : Pendapat pakar hukum

5.       Asas-asas Hukum Tata Negara
a.       Asas Negara kesatuan
b.      Sistem pemerintahan Negara
c.       Presiden tidak bertanggungjawab kepada DPR
d.      Kedudukan DPR adalah kuat
e.      Asas Negara hukum
f.        Asas kedaulatan rakyat
g.       Asas Otonomi Daerah
h.      Asas checks and balances

No comments:

Post a Comment