Saturday, September 29, 2018
Menyongsong Era Revolusi Industri 4.0
Sampai saat ini dunia terbagi 3 poros yaitu: negara dunia pertama, kedua, dan ketiga. Diprediksi 10-15 tahun ke depan Amerika Utara dan Eropa Barat akan mundur menjadi Negera Dunia Kedua, sedangkan negara-negara Asia Pasific termasuk Tiongkok, India, ASEAN, Afrika dan termasuk Indonesia akan maju menjadi Negara Dunia Pertama.
Tapi jangan bangga dulu, Indonesia tetap akan menjadi objek pasar dunia dan pemilik mayoritasnya bukan rakyat Indonesia. Karena apa? Mereka mau melakukan lebih dari yang kita mau. Mereka mampu berinovasi daripada kita. Mereka tega untuk membuat kemajuan daripada kita. Dan mereka siap untuk berkompetisi. Faktanya demikian.
Lalu apa yang harus kita perbuat? Mulai saat ini, temukan bakatmu, preferensimu untuk apa, lalu tekun dan konsisten, sampai kita menjadi ahli untuk siap menghadapi Indonesia menjadi Negara Dunia Pertama. Optimis!
Pencapaian Kita (Bukan) Prestasi Kita!
Setiap orang niscaya memiliki kisah hidupnya masing-masing. Secara tingkatan niscaya itu lebih tinggi dari pasti. Entah keberhasilan atau kegagalan itu soal cerita. Seringkali kita melihat orang yang setiap hari bekerja keras mencari nafkah tapi hidupnya masih kekurangan, begitupun sebaliknya.
Kalau boleh saya ambil contoh setiap kali saya blusukan bertemu berbagai orang seperti: sopir taksi, sopir angkot, tukang becak, pedagang asongan, dsb. Tiap hari mereka bekerja keras TANPA MENGEJAR KARIR APAPUN demi menafkahi keluarga, bahkan ada yg lebih dari 20 tahun mereka bekerja seperti itu terus menerus setiap hari.
Sedikit perenungan bahwasanya tiap orang memiliki takdir dan nasibnya masing-masing. Takdir itu sifatnya default artinya sudah final tdk bisa dinegosiasikan lagi kpd Tuhan. Sedangkan nasib itu sifatnya customs artinya kita masih memiliki otoritas untuk merubahnya menjadi lebih baik, seperti yg kita inginkan.
Intinya bagi saya adalah letak PRESTASI manusia itu bukan diukur dari PENCAPAIANNYA tapi justru dari PERJUANGANNYA tiap hari, siang malam untuk selalu berjuang. Hidup adalah perjuangan yang tak henti-henti. Apabila hidup tidak mau berjuang, maka sia-sia hidupnya di dunia. Do the best, be the best!
-GYP-
Subscribe to:
Posts (Atom)