Monday, May 21, 2018

Dasar antara Ilmu, Pengetahuan, dan Ilmu Pengetahuan



1.      Ilmu adalah pengetahuan yang dicari tahu (find out to the knowing) dengan metode ilmiah.
2.      Pengetahuan itu bermula dari peristiwa. Peristiwa adalah sesuatu yang terjadi di alam nyata yaitu alam yang diamati oelh pancaindera (observable).
3.      Peristiwa itu berupa empiri atau pengalaman. Pengalaman berasan dari pe-alam-an yaitu sesuatu yang terjadi di alam dan sesuatu yang dialami oleh manusia.
4.      Empiri itu dapat berupa fakta atau data dan/ informasi.
a.      Fakta adalah pengetahuan empiris yang kualitatif.
b.      Data adalah pengetahuan empiris yang kuantitatif.
c.       Informasi adalah fakta dan/ data yang sudah dapat dijadikan bahan untuk pengambilan keputusan.
5.      Fakta, data, dan informasi bersifat objektif.
Objektif artinya tidak subjektif dan tidak mengada-ada atau rekayasa (tidak bohong).
6.      Objektif itu disusun sesuai dengan sistematis.
Sistem artinya mempunyai unsur-unsur dan bersusun atau berstruktur atau beraturan.
7.      Sistematis itu dapat diuji dengan metodologi ilmu.
8.      Metodologi ilmu dapat diuji kembali atau verifikasi.
9.      Verifikasi itu bersifat universal, yaitu eksakta, sosial, dan humaniora.
10.  Universal itu relatif, yaitu dapat diperdebatkan (debatable).
11.  Relatif itu perlu, agar ilmu berkembang.

Kesimpulannya adalah apa yang kita anggap benar sekarang adalah kesalahan yang belum ditemukan. Tidak ada yang benar-benar benar kecuali kebenaran dari Tuhan. Maka carilah kebenaran dari manapun!!

No comments:

Post a Comment